Biarkan ku mengejar sang fajar
Jadi biarlah ku berlari…
Ku tak kan mengalah walau lelah
Jadi biarlah ku terus berlari…
Karena perjalanan ini baru dimulai
Jadi biarlah ku tetap berlari…
Telah kugenggam cahaya harapan
Tak perlu takut akan kegelapan
Ku akan pergi menemui masa depan
Yang terbentang di hadapan
Selamat tinggal para pengecut
Yang hidup dengan angan-angan
Kukumpulkan semua keberanian
Menjadikan semua impian terwujud
Dengar hatiku bersuara
Ku terus berlari ke utara
Bersama semangat yang membara
Perasaan yang bergelora
Kedua sayap imajiku terkembang
Dan ku mulai terbang
Terbang menuju istana impian
Sekali waktu ku terjatuh
Tetap dapat ku bangkit
Bangkit menembus batas langit
Dengar lagi hatiku bersuara
Ku masih berlari ke utara
Biar tersesat tiada arah
Tak pernah ku mau menyerah
Ku tak akan meneteskan air mata
Ku tak akan menunjukkan semua derita
Karena masih banyak sejumlah cerita
Yang mesti kubuat jadi nyata
Tahun baru, semangat baru, harapan baru.. Saatnya melangkah ke masa depan yang lebih baik
Puisi adalah sebuah tarian kata di mana imaji Anda menjadi panggungnya dan hati Anda menjadi iramanya
Tampilkan postingan dengan label pembaruan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembaruan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 Januari 2010
Rabu, 31 Desember 2008
Kemilau
Hai kawan jangan bersedih
Sambut hari dengan riang gembira
Hai kawan ayo menari
Songsong esok dengan bersuka cita
Bersama malam terus berganti
Namun jadikan malam ini
Malam terindah
Dengarlah suara dawai yang dipetik
Tandanya melupakan lembaran yang lalu
Dengarlah suara gendang yang ditabuh
Tandanya menyambut hari esok yang baru
Malam tidak pernah lelah untuk
Menjadi pagi dan berikan
Cah’ya kemilau
Puisi untuk menyambut tahun yang baru. Gue ingat pas gue buat lagi jatuh sakit. Orang-orang pada bergembira di luar, sementara gue terkapar di kamar.
Sambut hari dengan riang gembira
Hai kawan ayo menari
Songsong esok dengan bersuka cita
Bersama malam terus berganti
Namun jadikan malam ini
Malam terindah
Dengarlah suara dawai yang dipetik
Tandanya melupakan lembaran yang lalu
Dengarlah suara gendang yang ditabuh
Tandanya menyambut hari esok yang baru
Malam tidak pernah lelah untuk
Menjadi pagi dan berikan
Cah’ya kemilau
Puisi untuk menyambut tahun yang baru. Gue ingat pas gue buat lagi jatuh sakit. Orang-orang pada bergembira di luar, sementara gue terkapar di kamar.
Langganan:
Postingan (Atom)