Jiwa itu raga yang halus
Tak terbaca, tak terlihat, tak mudah kumengerti
Yang gampang terombang-ambing oleh arus
Tapi kuyakin psikologi bantu pahami itu
Sahabat psikologiku,
Masa lalu itu terkadang menyakitkan, biarkan berlalu
Kita harus lebih kuat daripada mereka
Yang senyumnya hampir hilang dan terluka
Jadilah harapan bagi semua
Dan leburlah ke dalam rasa cinta
Anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua
Semuanya butuh uluran tangan kita
Pancarkan kebahagiaan keluar
Buat dirimu bagai mercu suar
Bagi yang perlu arah dan bimbingan
Tuhan Mahatahu… Dia pasti kan balas kebaikanmu
Sahabat psikologiku,
Kitalah perawat jiwa-jiwa yang rapuh
Kita bentuk mereka supaya tangguh
Hadapi jalan yang tajam dan berliku
Mari belajar mengerti lalu berempati
Masalah mereka juga masalah kita
Mengabdi untuk sesama setulus hati
Dengan psikologi wujudkan dunia yang lebih indah
Sebuah puisi untuk mengilhami insan psikologi Indonesia. Puisi ini pernah dijadikan sebagai tugas Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Psikologi Pengembangan Kreativitas, dan syukurlah dapat nilai A. Puisi yang dicantumkan di blog ini sedikit mengalami revisi beberapa kata dari puisi aslinya.
Puisi adalah sebuah tarian kata di mana imaji Anda menjadi panggungnya dan hati Anda menjadi iramanya
Tampilkan postingan dengan label kegembiraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegembiraan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 Juni 2011
Sabtu, 22 Agustus 2009
Bangkit
Hidup ini bagaikan sekeping koin
Aku bisa melihat dua sisi yang lain
Dari drama kehidupan yang bermain
Lihat dengan mata bijaksana
Ada rencana dibalik bencana
Ada harapan di sudut kegelapan
Pandangi hidup lurus ke depan
Penderitaan yang kualami tadi
Hanya sebentar tidaklah abadi
Karena perubahan selalu terjadi
Tetap berpikir selayaknya seorang pemenang
Kuhadapi semua masalah dengan tenang
Tetap jalani hidup tanpa kenal putus asa
Kebahagiaan akan tiba di satu masa
Apalah artinya hidupku jika hanya diisi kesedihan
Maka kutegakkan tubuh dan terus bertahan
Saat aku terjatuh… Aku coba bangkit
Saat aku terjatuh… Aku tetap bangkit
Saat aku terjatuh… Aku terus bangkit
*sebuah puisi motivasi utk mereka-mereka yang sedang mengalami keterpurukan dalam hidupnya
Aku bisa melihat dua sisi yang lain
Dari drama kehidupan yang bermain
Lihat dengan mata bijaksana
Ada rencana dibalik bencana
Ada harapan di sudut kegelapan
Pandangi hidup lurus ke depan
Penderitaan yang kualami tadi
Hanya sebentar tidaklah abadi
Karena perubahan selalu terjadi
Tetap berpikir selayaknya seorang pemenang
Kuhadapi semua masalah dengan tenang
Tetap jalani hidup tanpa kenal putus asa
Kebahagiaan akan tiba di satu masa
Apalah artinya hidupku jika hanya diisi kesedihan
Maka kutegakkan tubuh dan terus bertahan
Saat aku terjatuh… Aku coba bangkit
Saat aku terjatuh… Aku tetap bangkit
Saat aku terjatuh… Aku terus bangkit
*sebuah puisi motivasi utk mereka-mereka yang sedang mengalami keterpurukan dalam hidupnya
Jumat, 10 Juli 2009
Kala Kita Bersama
Masih kuingat
Di saat itu
Detik-detik penuh kebersamaan
Yang terangkum dalam album hati
Kutatap potret dirimu yang kian berdebu
Kubaca halaman kisah dirimu dalam catatan harianku
Sejenak anganku terbawa ke sana
Pada sebuah ruang
Di mana kita gantung bersama sebuah bintang harapan
Dan kita hiasi sang dinding dengan coretan bunga kasih
Masih kuingat
Tentang diriku
Pernah ku menjadi kilat
Melangkah terlalu jauh meninggalkanmu
Tiba-tiba kau menjadi cermin
Yang membuatku berputar kembali
Membuatku ingin tahu
Siapa dirimu
Semakin lama kita mengenal
Saling berbagi mimpi dan cinta
Terjerat erat kita dalam tali persahabatan
Lalu terbawa tawa, canda, suka, dan duka
Hingga lupa akan waktu
Sesaat kusadar
Kita sudah berada di dua tempat yang berbeda
Bila kau masih ingat
Tentang hari-hari itu
Kala kita bersama
Sungguh kuharap kau
Nanti akan kembali
Tersenyum sembari menyapaku
Memanggil namaku
Mengulang lagi detik-detik penuh kebersamaan
Puisi tentang persahabatan yang dibuat khusus untuk sahabat-sahabatku yang jauh di sana. Semoga nilai persahabatan kita akan terus terjaga dan tak pernah berkurang.
Di saat itu
Detik-detik penuh kebersamaan
Yang terangkum dalam album hati
Kutatap potret dirimu yang kian berdebu
Kubaca halaman kisah dirimu dalam catatan harianku
Sejenak anganku terbawa ke sana
Pada sebuah ruang
Di mana kita gantung bersama sebuah bintang harapan
Dan kita hiasi sang dinding dengan coretan bunga kasih
Masih kuingat
Tentang diriku
Pernah ku menjadi kilat
Melangkah terlalu jauh meninggalkanmu
Tiba-tiba kau menjadi cermin
Yang membuatku berputar kembali
Membuatku ingin tahu
Siapa dirimu
Semakin lama kita mengenal
Saling berbagi mimpi dan cinta
Terjerat erat kita dalam tali persahabatan
Lalu terbawa tawa, canda, suka, dan duka
Hingga lupa akan waktu
Sesaat kusadar
Kita sudah berada di dua tempat yang berbeda
Bila kau masih ingat
Tentang hari-hari itu
Kala kita bersama
Sungguh kuharap kau
Nanti akan kembali
Tersenyum sembari menyapaku
Memanggil namaku
Mengulang lagi detik-detik penuh kebersamaan
Puisi tentang persahabatan yang dibuat khusus untuk sahabat-sahabatku yang jauh di sana. Semoga nilai persahabatan kita akan terus terjaga dan tak pernah berkurang.
Label:
kebersamaan,
kegembiraan,
kesetiaan,
sahabat
Rabu, 31 Desember 2008
Kemilau
Hai kawan jangan bersedih
Sambut hari dengan riang gembira
Hai kawan ayo menari
Songsong esok dengan bersuka cita
Bersama malam terus berganti
Namun jadikan malam ini
Malam terindah
Dengarlah suara dawai yang dipetik
Tandanya melupakan lembaran yang lalu
Dengarlah suara gendang yang ditabuh
Tandanya menyambut hari esok yang baru
Malam tidak pernah lelah untuk
Menjadi pagi dan berikan
Cah’ya kemilau
Puisi untuk menyambut tahun yang baru. Gue ingat pas gue buat lagi jatuh sakit. Orang-orang pada bergembira di luar, sementara gue terkapar di kamar.
Sambut hari dengan riang gembira
Hai kawan ayo menari
Songsong esok dengan bersuka cita
Bersama malam terus berganti
Namun jadikan malam ini
Malam terindah
Dengarlah suara dawai yang dipetik
Tandanya melupakan lembaran yang lalu
Dengarlah suara gendang yang ditabuh
Tandanya menyambut hari esok yang baru
Malam tidak pernah lelah untuk
Menjadi pagi dan berikan
Cah’ya kemilau
Puisi untuk menyambut tahun yang baru. Gue ingat pas gue buat lagi jatuh sakit. Orang-orang pada bergembira di luar, sementara gue terkapar di kamar.
Langganan:
Postingan (Atom)